(Karawang, Senin/10/8/2015, @tar) Belakangan ini di media cetak dan elektronik kita sering mendengar berita kekeringan melanda berbagai daerah di Indonesia. Karawang pun tidak luput dari kondisi kekeringan ini. Seperti yang diberitakan di http://www.antaranews.com setidaknya ada 20 kecamatan di Karawang mengalami kekeringan. REPUBLIKA.CO.ID,KARAWANG memberitakan seluas 7.000 hektare sawah padi di 21 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berpotensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Masih banyak lagi media yang memberitakan peristiwa kekeringan yang melanda daerah karawang khususnya dan umumnya di seluruh daerah Indonesia.

SHOLAT ISTISQO 2 Sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi ini, Harapan Umat (HARUM) yang merupakan salah satu Sekolah Islam Terpadu terbaik di Karawang menggelar Sholat Istisqo bersama seluruh civitas, dewan guru dan siswa SDIT, SMPIT, SMAIT HARUM.  Istisqo secara bahasa adalah meminta turun hujan. Secara istilah yaitu meminta kepada Allah SWT agar menurunkan hujan dengan cara tertentu ketika dibutuhkan hamba-Nya. Hukum shalat Istisqo adalah sunnah muakkadah bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum dan kebutuhan lainnya. Dan dianjurkan bagi kaum muslimin lainnya yang masih mendapatkan air, sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. (Sumber: http://www.dakwatuna.com)

Sholat ini digelar di lapangan sekolah di bawah sinar matahari pagi yang cerah. Selepas upacara bendera hari senin, tepatnya pukul 08.00 seluruh siswa dan guru memenuhi lapangan untuk mempersiapkan pelaksanaan sholat istisqo. Kepala SMAIT

SHOLAT ISTISQO 3HARUM, Ust Ridwan, lc., M.PdI bertindak sebagai imam dan khotib dalam pelaksanaan sholat istisqo kali ini. Khotib menyampaikan bahwa jika kita mempunyai masalah segeralah minta pertolongan kepada Allah, jangan berkeluh kesah. Karena segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi ini atas kehendak dan izin Allah. Begitupun dengan musibah kekeringan yang melanda di beberapa daerah ini, semuanya atas kehendak Allah. Boleh jadi berbagai musibah yang melanda adalah ulah dari kita sebagai manusia yang tidak mampu menjaga alam ini.

Ust. Ridwan, lc., M.PdI menambahkan dalam khotbahnya bahwa Rasulullah mengajarkan kepada kita disaat menghadapi musibah, salah satunya adalah musibah kekeringan, agar memperbanyak istigfhar memohon ampun kepada Allah. Keutamaan istigfhar adalah : menurunkan hujan, memperbanyak rezeki, memberikan keturunan yang sholeh dan sholehah, akan menghantarkan kita ke surga. Dipenghujung khotbah ust. Ridwan menutup dengan doa agar Allah mengampuni dosa-dosa kita semua dan menurunkan keberkahan dengan turunnya hujan.

Admin

Komentar

Facebook

Arsip

Pengunjung

  • Pengunjung hari ini: 9
  • Kemarin: 35
  • Pengunjung Minggu ini: 255
  • Pengunjung Bulan ini: 1.343
  • Pengunjung Tahun ini: 35.511
  • Jumlah Pengunjung: 356.994
  • Total pengunjung: 90.897