Musibah bencana alam alam berupa gempa bumi di Nusa Tenggagara Barat hingga kini masih terus berlangsung, tidak hanya menyisakan duka yang mendalam namun juga trauma yang berkepanjangan, khususnya bagi mereka korban yang tinggal di daerah pengungsian.  Tercatat lebih dari 1000 kali gempa susulan terjadi, dari mulai skala kecil sampai dengan skala besar yang mendekati terjadinya ancaman tsunami. Efek dari gempa ini menimbulkan kerugian yang sangat besar baik yang bersifat psikologis dan tentunya materi yang terlihat dari robohnya bangunan rumah sampai dengan fasilitas umum rata dengan tanah.  Maka tidaklah heran jika banyak pihak yang tergugah hatinya untuk memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian  serta keprihatinan terhadap nasib para korban, salah satunya apa yang kami lakukan selaku perwakilan dari Bidang Dakwah dan Sosial Yayasan Harapan Umat Karawang.

Kamis, 16 Agustus 2016 kami bertolak menuju kota Lombok Nusa Tenggara Barat, selama 3 hari kami menunaikan aksi kemanusiaan di sana. Berbekal informasi yang kami telah  dapatkan sebelumnya dari para relawan yang bisa dihubungi, perjalanan kami langsung difokuskan ke daerah yang paling parah tertimpa  gempa, salah satunya di daerah Lombok Utara tepatnya di Desa Pemenang Timur. Ada 2 kampung yang kami kunjungi di daerah ini, yang pertama adalah kampung Telaga Wareng, di posko ini terdapat lebih dari 1200 jiwa yang bermukim. Di posko ini kami fokus mendirikan 6 MCK darurat, termasuk dalam hal ini penyediaan mesin air jet pump dan tangki air sesuai dengan kebutuhan warga masyarakat di TKP. Kondisi yang sangat miris di kampung ini, mengingat mereka bertahan hidup menggunakan sisa air yang masih tersisa di bantaran sungai di pinggiran desa tersebut.  Di daerah yang sama kami mengadakan trauma healing bagi anak-anak korban gempa, bekerjasama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Lombok.

Adapun perkampungan yang kedua adalah dusun Koloh Tanjung Desa Pemenang Utara yang terdiri dari 3 RT. Di kampung ini kami menyerahkan bantuan logistik berupa terpal untuk mendirikan musholla darurat yang dipergunakan bukan hanya untuk sekedar sarana untuk menunaikan shalat 5 waktu, namun juga di pagi hari digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa/i sekitar dari mulai tingkat SD s/d SMA. Adapun di sore hari musholla sederhana ini dipakai untuk tempat belajar mengaji (TPA).

Akhirnya, semoga kehadiran kami bisa memberikan kemanfaatan bagi sesama, khususnya bagi para donatur yang telah mendonasikan hartanya, semoga Allah ta’ala membalas dengan keberkahan yang melimpah. Bagi anda yang tertarik berkontribusi dalam aksi dakwah dan sosial ini, bisa menyalurkan donasinya melalui Bank BJB Syariah. No. rekening 5150201014901. An Bidang Dakwah Dan Sosial HARUM.

IMG_2903

IMG_2926

IMG_2840

Admin

Komentar